Tiga Kali Batal Lawan Persinga, Begini Respons Cuek Djanur

JawaPos.com – Pertandingan Persebaya Surabaya melawan Persinga Ngawi kembali tidak jelas rimbanya. Babak 32 besar Piala Indonesia 2018 yang seharusnya dilangsungkan pada Januari itu mengalami penundaan hingga tiga kali.

Persebaya seharusnya melawan Persinga pada 22 Januari dan 30 Januari. Karena kegagalan Persinga mendapatkan izin dan mempersiapkan venue, jadwal berubah menjadi 30 Januari dan 7 Februari.

Namun karena alasan yang serupa, pertandingan dijadwal ulang menjadi 5 Februari dan 9 Februari. Akan tetapi, pertandingan kembali gagal digelar. Kali ini PSSI sebagai operator Piala Indonesia belum memberikan jadwal baru.

“Kami berharap tetap digelar. Walaupun batal dan batal lagi,” kata kepala pelatih Persebaya, Djadjang Nurdjaman, Sabtu (2/2). “Rencananya kemarin digelar 5 Februari dan 9 Februari. Sekarang tidak tahu tanggal berapa,” imbuhnya.

Walaupun gagal untuk ketiga kalinya, Persebaya tetap berharap partai ini bisa dilangsungkan. Mereka butuh bertanding sebagai ajang pemanasan jelang Piala Presiden dan Liga 1 2019.

“Sebab kami, selain persiapan untuk kompetisi, juga untuk Piala Presiden 2019 dan Piala Indonesia,” tutur Djadjang.

Pelatih yang akrab disapa Djanur ini menegaskan, penundaan untuk kali ketiga ini tidak berpengaruh apa pun ke Persebaya. Walaupun, sebagai akibat dari penundaan ini, Persebaya harus menggelar uji tanding melawan tim lokal.

“Sebab persiapan kami tidak fokus ke sana. Jadi tidak apa-apa. Batal pun kami tetap berjalan dengan program yang sudah kami rancang secara keseluruhan,” tegas eks pelatih Persib Bandung ini.

Editor           : Bagusthira Evan Pratama
Reporter      : Muhammad Syafaruddin