Terlibat Kasus Persibara, Ini Sanksi untuk Mbah Putih

JawaPos.com – Hukuman larangan terlibat dalam sepak bola kembali dijatuhkan Komdis PSSI. Setelah sebelumnya diberikan kepada Bambang Suryo dan Krisna Adi atas alasan yang berbeda-beda, kali ini yang kena adalah beberapa oknum yang terlibat dalam kasus Persibara Banjarnegara.

Dalam kasus Persibara yang dilaporkan sang mantan manajer Lasmi Indaryani ke Satgas Antimafia Bola, menyeret nama beberapa petinggi PSSI. Mereka adalah anggota Exco PSSI Johar Lin Eng, anggota Komdis PSSI Dwi Irianto alias Mbah Putih, staf departemen wasit Mansyur Lestaluhu, dan wasit Nurul Safarid.

Selain itu, ada beberapa nama wasit, asisten wasit, dan perangkat pertandingan yang terseret. Tapi, yang paling menjadi perhatian memang Johar, Mbah Putih, dan Mansyur. Sebab, mereka berada dalam lingkaran utama federasi. Apalagi, Mbah Putih anggota Komdis PSSI.

Komdis PSSI, Satgas Antimafia Bola, Pengaturan Skor, Mbah Putih, Dwi Irianto, Persibara BanjarnegaraIlustrasi: Mafia Bola (Kokoh Praba/JawaPos.com)

Ketika Jawa Pos mengonfirmasi, wakil ketua Komdis PSSI Umar Husin tidak membantah bahwa hukuman telah dijatuhkan. ”Seingat saya Mbah Putih, hukumannya seumur hidup. Yang lain saya lupa namanya. Soalnya, keputusan itu sudah lama,” terangnya.

Keputusan hukuman larangan terlibat dalam sepak bola seumur hidup tersebut memang berdasarkan rapat Komdis PSSI pada 31 Januari. Dasar hukumannya karena dianggap melakukan upaya pengaturan pertandingan. Apalagi, mereka sudah berstatus tersangka oleh satgas.

Mereka yang terkena hukuman itu, adalah Mbah Putih, Mansyur, dan Nurul. Belum ada hukuman kepada Johar. Namun, hingga saat ini belum ada rilis resmi dari media PSSI.

”Sanksi yang mana? Rapatnya kapan? Selama ini kami belum menerima. Kalau belum menerima ya gak bisa dirilis,” kata Direktur Media PSSI Gatot Widakdo ketika Jawa Pos konfirmasi, Selasa (12/2) malam WIB.

Menurut dia, untuk merilis berita soal hukuman atau hasil keputusan sidang Komdis PSSI, alurnya adalah komdis menyerahkan laporannya ke sekretariat PSSI. ”Setelah itu ke kami dan klub (atau orang, Red) yang terkena sanksi. Seperti itu. Kami pasti akan langsung rilis apabila sudah menerimanya,” lanjut Gatot.

Editor           : Edy Pramana
Reporter      : nap/rid/ham