Puji Suporter PSS, Eks Pelatih Akademi AS Roma: Serasa di Italia

JawaPos.com – Bagi pelatih Borneo FC, Fabio Lopez, atmosfer Stadion Maguwoharjo pernah dia rasakan saat mendampingi timnya pada leg kedua babak 16 besar Piala Indonesia 2018-2019 menghadapi PSS Sleman pada 20 Februari lalu. Kala itu, Lopez yang merupakan mantan eks pelatih Akademi AS Roma, memberikan pujian terkait antusiasme suporter PSS.

Pada Jumat (8/3), tim asuhannya kembali menghadapi PSS di Stadion Maguwoharjo dalam laga kedua grup Piala Presiden 2019. Borneo FC gagal mengulang hasil imbang 0-0 pada 20 Februari lalu, kini Pesut Etam menyerah 0-2. Kekalahan itu menutup peluang Borneo FC untuk lolos ke perempat final.

Seolah deja vu, Lopez kembali memuji suporter PSS. Dia begitu terkesan dengan atmosfer stadion khususnya tribune sisi selatan yang dihuni suporter PSS, Brigata Curva Sud (BCS).

Puji Suporter PSS, Eks Pelatih Akademi AS Roma: Serasa di ItaliaSuporter PSS Sleman mendapat pujian dari eks pelatih Akademi AS Roma (PSSI.org)

Bahkan, Lopez mengatakan ketika melihat BCS mendukung tim Super Elang Jawa, dirinya merasa seperti pulang ke rumah. Sleman menurutnya sesaat berubah seperti kota tanah kelahirannya di Roma, Italia.

“Saya merasa gembira sekali berada di sini (Maguwoharjo). Ini seperti saya berada di rumah saya, di Italia. Luar biasa memang,” beber Lopez.

Lopez menilai, dukungan luar biasa dari BCS membuat pemain PSS tampil penuh motivasi tinggi. Dia mengakuinya. BCS sendiri memang berkiblat ke Italia dalam memberikan dukungan di dalam stadion kepada Super Elang Jawa. Selain nama yakni Brigata Curva Sud, sejumlah yel-yel atau chant menggunakan bahasa Italia.

Lopez tentu kenal dengan apa yang ditunjukkan BCS. Maklum. dia lama berkiprah di sepak bola Eropa khususnya Italia. Dia pernah menjadi pelatih Akademi AS Roma sehingga sangat mengenal atmosfer suporter di Italia. “Semua orang tahu, mereka (suporter PSS) adalah suporter yang luar biasa,” pungkasnya.

Editor           : Edy Pramana
Reporter      : Ridho Hidayat