Persib Sudah ‘Kumeok Memeh Dipacok’ saat Ditundukkan Persebaya

JawaPos.com – Harus diakui, pengalaman sebagai pelatih Persib Bandung dan PSMS Medan memberi keuntungan tersendiri bagi Djadjang Nurdjaman. Head coach Persebaya Surabaya ini mengaku mengenal mayoritas penggawa Persib saat ini. Sehingga dia tahu persis cara mengalahkan Persib, bahkan sebelum kedua tim bertemu di atas lapangan.

Bak peribahasa Sunda ‘Kumeok memeh dipacok‘, Persib sudah kalah sebelum bertanding. Spanduk besar dengan tulisan ‘Ulah Kumeok Memeh Dipacok’ (jangan kalah sebelum bertanding, red) di dalam stadion seolah tak ada artinya. Karena Persebaya sudah tahu cara yang tepat untuk mempermalukan Persib di hadapan Bobotoh.

Djanur-sapaan akrab Djadjang Nurdjaman pun kembali meraih kemenangan ketika berjumpa Persib di Bandung. Kali ini ia melakukannya bersama Persebaya. Djanur mengantar tim berjuluk Green Force merengkuh poin absolut setelah mengalahkan Persib 3-2.

Dalam konferensi pers selepas pertandingan, Kamis (7/3) petang, Djanur mengaku bahwa ia telah mengantongi kekuatan Maung Bandung-julukan Persib. Sebab, banyak pemain kunci Persib yang pernah berkerja sama dengannya.

“Pemain-pemain kunci seperti Hariono, Supardi, Kim Kurniawan, Deden Natshir, Erwin Ramdani, Frets Butuan, dan Abdul Aziz adalah mantan anak buah saya semua. Jadi saya tahu tentang mereka,” ujar Djanur kepada awak media.

Pengetahuan Djanur terhadap karakter dari para pemain kunci Persib, membuatnya sangat paham bagaimana cara menaklukkan Maung Bandung. Dan, racikan Djanur terbukti manjur. Persebaya menang 3-2. Membalikkan keadaan dari tertinggal 0-1 di babak pertama

“Saya cukup mengetahui kekuatan mereka. Itu menjadi modal untuk memberikan masukan ke pemain-pemain saya. Apakah itu menjadi kunci kemenangan saya? Belum tentu juga,” tutur Djanur.
    

Editor           : Agus Dwi W
Reporter      : Muhammad Syafaruddin