Persebaya Capek ‘Dikerjai’ di Piala Indonesia

JawaPos.com – Persebaya Surabaya tampaknya sudah lelah menghadapi ‘ulah’ PSSI yang menjadwal ulang pertandingan babak 32 besar melawan Persinga Ngawi. Pasalnya, Persebaya berulang kali diperlakukan seperti ini.

Persebaya seharusnya melawan Persinga melawan pada 22 Januari dan 30 Januari. Karena kegagalan Persinga mendapatkan izin dan mempersiapkan venue, jadwal pun berubah menjadi 30 Januari dan 7 Februari 2019.

Faktanya, jadwal kedua itu pun kembali urung dilaksanakan pada 30 Januari. Alasannya pun masih sama, yakni tidak mendapatkan izin keamanan. Daripada pusing memikirkan PSSI dengan jadwal Piala Indonesia yang tak jelas, Persebaya memusatkan konsentrasi ke persiapan tim.

“Sekarang energi akan kami fokuskan untuk pematangan dan memperkuat tim menuju kompetisi Mei nanti. Sebab jika kami sudah terlanjur persiapan, pertandingan batal lagi,” kata Sekretaris Tim Persebaya Ram Surahman, Selasa (29/1) pagi.

Kondisi ini bukan kali pertama dirasakan Persebaya di Piala Indonesia. Mereka pernah diperlakukan serupa ketika menghadapi PSBI Blitar pada babak 128 besar. Setelah beberapa kali mengalami penundaan, laga itu akhirnya dilangsungkan di Stadion Jala Krida Mandala AAL Bumimoro.

“Bukan berarti kami tidak antusias. Kami tetap akan mendukung karena ini adalah program dari PSSI,” tegas Ram ketika dihubungi JawaPos.com. Namun, Ram menegaskan, Persebaya lebih baik fokus di kompetisi saja saat ini.

“Kami juga tidak bisa ngomong seperti apa. Tetapi kami sekarang lebih fokus mempersiapkan tim. Perkara ada jadwal baru ya sudah, kalau tidak ada ya sudah,” tutup alumni Stikosa AWS itu.

Editor           : Agus Dwi W
Reporter      : Muhammad Syafaruddin