Ogah Jadi Tim Musafir, Semen Padang Poles Kandang Jadi Lebih Cantik

JawaPos.com – Sebagai tim promosi di Liga 1 2019, Semen Padang tentu harus menyesuaikan dengan regulasi yang berlaku di kasta tertinggi tersebut. Termasuk dalam hal standar minimal stadion yang berlaku di Liga 1 2019.

Berkaca kepada pengalaman sejumlah klub Liga 1 2018 yang harus ‘terusir’ dari kandang saat pertandingan berlangsung malam hari dan disiarkan televisi, Semen Padang kini mulai memoles Stadion H Agus Salim.

Perbaikan sudah dilakukan sejak Rabu (6/2). Dalam perbaikan itu, manajemen Semen Padang sudah meminta izin kepada pemerintah kota Padang selaku pemilik stadion.

Nah, untuk proses perbaikan, mereka menggandeng PT. Lestarindo Socceer Field. Pihak Lestarindo sudah melakukan pengecekan stadion, termasuk kondisi rumput yang memang harus segera diganti.

Kualitas rumput menjadi problem yang paling serius di stadion berkapasitas 15 ribu penonton itu. Selama ini, jika stadion diguyur hujan, maka lapangan akan tergenang air. Jika tak diperbaiki, maka hal itu bisa saja Stadion H Agus Salim tak lolos verifikasi.

“Makanya saat ini sudah dilakukan pembongkaran beberapa titik lapangan yang dianggap perlu penanaman (rumput) ulang,” kata Manajer Semen Padang Win Bernardino.

Setelah penanaman ulang, baru dilakukan pemupukan. Selama itu, kondisi rumput akan terus dipantau. Diharapkan masalah rumput bisa tuntas dalam waktu tiga atau empat pekan ke depan.

“Nanti kan ada proses pemupukan secara berkala dan perawatan. Nanti juga akan ada penyelarasan lapangan agar sesuai standar,” tambah Win.

Selain perbaikan kualitas rumput, tribune stadion juga akan dipercantik. “Terutama untuk pembaruan warna cat,” imbuh Win.

Dia berharap seluruh proses itu rampung sebelum proses verifikasi stadion oleh PT. Liga Indoensia Baru dilakukan. Karena kompetisi akan digelar pada Mei mendatang, kemungkinan verifikasi dilakukan pada April.

“Kami berharap tidak menjadi tim musafir di Liga 1 musim ini,” terang Win Bernardino.

Meski stadion tengah dilakukan renovasi, hal itu tak mengganggu latihan skuad Semen Padang. Mereka masih bisa melakukan latihan rutin seperti biasa.  Sebab, selama ini mereka menggunakan lapangan di kompleks PT. Semen Padang untuk menggelar latihan. Bukan di Stadion H Agus Salim, Padang.

Dalam latihan terakhir, striker Timnas Estonia, Tristan Koskor, sudah terlihat bergabung dengan Irsyad Maulana dkk. Pemain dengan tinggi 191 centimeter itu memang sudah bergabung dalam latihan sejak Rabu (6/2). Dia datang dengan status pinjaman selama satu musim dari klub asal Estonia, Tammeka.

Masuknya Koskor melengkapi tiga rekrutan asing sebelumnya. Mereka adalah Shukurali Pulatov (Uzbekistan), Nildo Juffo (Brasil), dan Mario Barcia (Argentina). 

Editor           : Agus Dwi W
Reporter      : gus