Kembali Telan Kekalahan, Pelatih PSM Makassar Tetap Bahagia

JawaPos.com – Kekalahan tipis 0-1 dari PSIS Semarang, membuat PSM Makassar gagal meraih kemenangan sepanjang mengikuti turnamen Piala Presiden 2019. Dalam duel penutup Grup C, di Stadion Moch Soebroto Magelang, Sabtu (16/3) skuad Juku Eja dipaksa takluk lewat gol tunggal penyerang asing PSIS, Claudir Marini Junior, melalui titik penalti.

Meski selalu mengalami kekalahan, pelatih kepala PSM Darije Kalezic mengaku tak begitu terbebani. Mengingat, ia tak memberikan target apa pun kepada anak asuhnya.

“Pertandingan ini cukup bagus dari kedua tim. Seperti yang kita lihat, sepanjang pertandingan kami campur pemain yang kami miliki. Kami mau bagi kelelahan ini di dalam tim dan saya cukup bahagia bahwa semua pemain saya menyelesaikan pertandingan dengan baik,” ujar Darije usai pertandingan.

Pelatih berkebangsaan Bosnia ini mengaku cukup lega setelah pertandingan berakhir. Artinya, beban tim, khususnya tenaga pemain, tak begitu terkuras. Mengingat saat ini, ia ingin fokus kepada tunamen tingkat Asia, AFC Cup 2019.

“Kami punya dua minggu dari sekarang untuk mempersiapkan diri ke pertandingan (AFC Cup) selanjutnya. Akan bagus kondisinya kalau memang kita punya waktu penuh untuk mempersiapkan diri dengan latihan,” ungkapnya.

Turnamen Piala Presiden menurut Darije hanya sebatas untuk menguji kapasitas seluruh anak asuhnya. Pelatih berusia 49 tahun itu pun mengapresiasi kemenangan tuan rumah PSIS Semarang.

“Saya mengucapkan selamat kepada lawan dan kami akan menatap ke depan mulai dari sekarang dan melihat ke pertandingan pertandingan di kompetisi AFC,” tegas Darije.

Senada dengan Darije, pemain belakang PSM Abdul Rahman mengatakan turnamen ini hanya sebatas ujian bagi timnya untuk betul-betul fokus dan memantapkan persiapan di turnamen level Asia. “Jadwal kami padat sekali apalagi di AFC. Jadi, pelatih di ajang ini mencoba semua pemain dan intinya mudah-mudahan ke depan kami bisa fokus di AFC,” pungkasnya.

Editor           : Agus Dwi W
Reporter      : Sahrul Ramadan