Kalah dari Persidago, Pelatih Anyar Persipura Berikan Alasan

JawaPos.com – Luciano Leandro dipaksa menelan pil pahit saat melakoni debut sebagai pelatih Persipura Jayapura. Secara mengejutkan tim Mutiara Hitam kalah 0-1 di kandang Persidago Gorontalo. Kedua tim bertemu dalam leg pertama babak 32 besar Piala Indonesia, Senin (28/1).

Bermain di Stadion 23 Januari 1942 Kabupaten Gorontalo, Persipura memang jadi unggulan. Faktanya, Mutiara Hitam justru kebobolan dan akhirnya kalah. Gol semata wayang Persidago dilesatkan Ismunandar pada menit 67 setelah berhasil mengecoh penjaga gawang Persipura Jayapura, Fitrul Dwi Rustapa.

Bukan hanya Luciano yang harus alami nasib buruk. Tiga amunisi baru Mutiara Hitam yaitu Titus Bonai, Irvan Mofu, dan Israel Wamiau juga gagal menjalani debut dengan indah. Hasil ini menjadi kekalahan pertama Persipura pada 2019.

Soal kekalahan dari tim kasta bawah, Luciano punya alasan. “Persipura baru saja kumpul dan kami belum terlalu cukup untuk latihan dan saya sendiri baru datang dari Brasil,” ujar Luciano Leandro dalam rilis yang diterima Cenderawasih Pos (Jawa Pos Group) lewat asisten manajer Ridwan Bento Madubun, Senin (28/1) malam.

Legenda PSM Makassar dan Persija Jakarta mengakui kalau kondisi pemainnya belum dalam performa terbaik. Luciano pun berjanji akan mempersiapkan tim lebih baik lagi jelang leg kedua di Stadion Mandala Jayapura, 5 Februari 2019 mendatang.

“Saya masih buta dengan kekuatan Persidago dan Persipura. Tapi sekarang ada waktu satu minggu untuk memperbaiki dan melakukan evaluasi. Kita masih punya banyak waktu nanti sebelum leg kedua,” lanjutnya.

Sementara itu pemain muda Persipura Gunansar Mandowen mengakui, jika persiapan timnya memang kurang maksimal, sehingga dapat dimanfaatkan oleh tim lawan. Seperti halnya Luciano, Gunansar pun menilai persiapan yang minim jadi sebab kekalahan Persipura.

“Kita baru kumpul untuk berlatih dan cuma beberapa hari saja. Tapi di leg kedua nanti semoga kami bisa menang. Kalau untuk Persidago saya tidak bisa menilai karena mereka ada pelatih dan saya hanya fokus di saya dan tim saya,” jelasnya.

Editor           : Agus Dwi W
Reporter      : jpg