Jelang Hadapi Liga 2 2019, Persiraja Bentuk Tim Seleksi Pelatih

JawaPos.com – Manajemen Persiraja Banda Aceh menggelar pertemuan terbatas membahas kompetisi Liga 2 2019. Bertempat di pendopo Wali Kota Banda Aceh, rapat tersebut dihadiri oleh tokoh sepak bola Aceh hingga para legenda Persiraja, Selasa (5/2) malam lalu.

Dengar pendapat yang dipimpin langsung oleh Presiden Persiraja, Nazaruddin Dek Gam tersebut, akhirnya memutuskan hal penting. Untuk menghadapi musim 2019, Persiraja akan menyeleksi pelatih terlebih dahulu.

“Sekarang sudah ada kepastian, Liga 2 dimulai Juni. Kami akan seleksi pelatih secara resmi. Seleksi kami lakukan hingga 20 Februari 2019. Karena sebelumnya juga sudah banyak yang melamar via saya. Jadi ini sudah kami bentuk bagaimana mekanismenya,” ujar Nazaruddin Dek Gam seperti dilansir Rakyat Aceh (Jawa Pos Group).

Lanjutnya, pendaftaran pelatih Persiraja terbuka kepada siapapun yang punya keinginan untuk memajukan sepak bola Aceh. Lamaran berupa lisensi dan pengalaman melatih, bisa dikirimkan ke email Persiraja; persirajabandaaceh2017@gmail.com.

Dalam rapat itu, juga ditetapkan Wali Kota Banda Aceh, Aminullah Usman sebagai ketua tim seleksi pelatih bersama lima anggotanya. Aminullah Usman yang juga mantan manajer Persiraja nantinya akan mempelajari bagaimana program kerja pelatih, yang tentunya sesuai dengan kebutuhan tim.

“Tentu saja ada penilaian kepada calon pelatih Persiraja. Misalnya, pelatih yang tidak bisa dibeli (oleh lawan). Dan mengetahui karakter pemain,” kata Aminullah Usman.

Saat ini persyaratan bagi pelatih yang akan menangani tim Liga 2 adalah minimal berlisensi B AFC. Setelah pendaftaran pelatih ditutup pada 20 Februari nanti. Selanjutnya akan dipertimbangkan siapa yang layak untuk melatih Laskar Rencong – julukan Persiraja, musim ini dan akan diperkenalkan ke publik pada 3 Maret 2019. Beberapa pelatih asing, nasional, dan lokal juga sebelumnya dikabarkan sudah mendaftar.

Bukan hanya soal pelatih, Persiraja juga sudah memikirkan soal pemain yang akan memperkuat tim di kompetisi 2019. Sebelumnya Persiraja tidak bergerak karena kongres belum digelar, dan kini baru ada titik terang kapan kompetisi akan dimulai.

Manajemen Persiraja dalam rapat dengar pendapat tersebut menunjuk pelatih Akhyar Ilyas bersama Effendi HT (mantan asisten pelatih Aceh United) dan Azhari (mantan pelatih Kuala Nanggroe FC), untuk menggelar Persiraja tur Aceh 2019, sekaligus mencari pemain-pemain terbaik lokal Aceh untuk mengisi skuad Persiraja.

“Semua pemain lama (musim 2018) akan kami panggil dan berkumpul di Banda Aceh pada 25 Februari 2019, untuk seleksi kembali dan persiapan tur Aceh,” sambung Nazaruddin Dek Gam.

Selain pemain lama Persiraja, juga masuk tujuh nama eks Aceh United musim lalu, Ferry Komul, M Fairushi, Assanur Rijal Torres, Arianto, Ikhwani, Wahyudi dan Akilul. Pemain-pemain tersebut akan menjadi tim bayangan Persiraja yang nantinya diputuskan nasibnya setelah penunjukan pelatih.

“Dalam tur Aceh ini kami juga berharap dapat menjemput talenta-talenta lokal yang bisa menunjukkan kemampuannya saat menghadapi Persiraja,” pungkas Dek Gam.

Para pemain dari daerah dan yang sudah berada di tim saat ini, nantinya akan dilihat perkembangannya oleh pelatih Persiraja untuk diikat kontrak atau tidak. Dek Gam menegaskan, tidak ada pemain titipan di Persiraja, semua pemain yang dikontrak sesuai dengan kebutuhan pelatih.

Rapat yang berlangsung hingga tiga jam itu, juga dihadiri sejumlah tokoh sepak bola Aceh, legenda Persiraja, M Daan dan Bustamam, sekum Persiraja Rahmat Djailani, mantan pemain seperti Tarmizi, Dahlan Djalil, eks pengurus lama Persiraja, Asri Soelaiman, juga Ade Zulfadhli, perwakilan media, Imran Joni dan tokoh peduli Persiraja lainnya.

Editor           : Edy Pramana
Reporter      : jpg