Incar 2 Striker Naturalisasi, Arema FC Tampaknya Hanya Gigit Jari

JawaPos.com – Arema FC masih ingin menambah ketajaman lini depan di musim 2019. Hal ini terlihat dengan upaya mereka memburu tambahan striker. Terutama para striker asing yang sudah dinaturalisasi.

Sejauh ini kinerja Robert Lima Guimaraes, Dedik Setiawan, maupun Ahmad Nur Hardianto di lini depan Arema FC terbilang memuaskan. Meski begitu, hal tersebut tak membuat manajemen menghentikan perburuan striker baru.

Belum lama ini, Arema FC sempat melakukan pendekatan terhadap seorang striker naturalisasi. ”Namun, pemain ini kabarnya sudah bergabung dengan tim lain,” kata General Manager Arema FC Ruddy Widodo, Rabu (6/2).

bursa transfer liga 1 2019Osas Saha jadi salah satu striker incaran Arema yang gagal didapat musim ini. (Ridho Hidayat/JawaPos.com)

Ruddy memang enggan menyebut nama pemain yang dimaksud. Namun, dari informasi yang dihimpun, pemain yang dibidik adalah Ikpefua Osas Marvelous alias Osas Saha. Arema FC ingin mendatangkan Osas untuk menjadi pelapis bagi Robert.

Musim lalu, pemain kelahiran Nigeria itu membela Persija. Namun musim ini, Osas tak masuk bagian dari rencana pelatih Persija Ivan Kolev. Kabarnya, Osas bakal bergabung dengan PS TIRA-Persikabo.

Setelah satu pemain naturalisasi gagal digaet, Arema FC mengalihkan bidikan ke pemain naturalisasi lainnya. ”Ya ada, namun pemain itu kabarnya sudah tanda tangan dengan tim lain,” ujar dia.

Dari informasi yang dihimpun, pemain yang dimaksud adalah Silvio Escobar. Saat ini, Silvio sejatinya masih menjadi bagian dari tim Perseru Serui.

Bahkan, pemain berdarah Paraguay itu tampil gemilang saat membela klubnya menghadapi Mitra Kukar pada leg kedua Babak 32 Besar Piala Indonesia. Silvio mencetak hat-trick yang membuat timnya menang 4-1.

Namun, kontrak Silvio bersama Perseru bakal habis sebelum Liga 1 bergulir. Besar kemungkinan, Silvio bakal berlabuh ke Madura United.

Ruddy menyatakan, untuk saat ini sulit mencari pemain naturalisasi maupun lokal berkualitas. Sebab, banyak pemain bagus yang sudah terikat kontrak dengan klub lain.

Setelah kegagalan merekrut pemain naturalisasi itu, Arema FC untuk sementara cooling down. Sambil berharap ada pemain bagus yang berstatus free transfer, jelang bergulirnya kompetisi Liga 1.

”Dari diskusi, sepertinya kami optimalkan yang ada saat ini. Pelatih dan asisten pelatih, pemain saat ini sudah bagus,” ungkap Ruddy.

Seperti diketahui, di Liga Indonesia, klub-klub, termasuk Arema FC lebih terbiasa merekrut pemain yang berstatus free transfer. Jarang sekali ada yang mengeluarkan biaya transfer untuk mendatangkan pemain, seperti halnya klub-klub Eropa.

Selain merekrut pemain free transfer, opsi lain adalah peminjaman. Opsi ini pernah dilakukan Arema FC terhadap Jefri Kurniawan yang dipinjam dari Persija Jakarta, musim lalu. 

Editor           : Agus Dwi W
Reporter      : jpg