Gladiator Milik Arema FC Siap Teror Tuan Rumah Persita Tangerang

JawaPos.com – Striker asing asal Brasil milik Arema FC, Robert Lima Guimares, sangat antusias melakoni debut di laga tandang. Penyerang berjuluk Gladiator itu pun mengaku siap meneror tuan rumah Persita Tangerang dalam laga leg kedua babak 32 besar Piala Indonesia 2018-2019, Minggu (3/2) malam WIB.

Seperti diketahui, Robert Lima mencetak dua gol dalam laga leg pertama di Kanjuruhan. Dia pun semakin bernafsu untuk terus menambah pundi-pundi golnya bagi Singo Edan.

”Ini jadi laga away pertama saya bersama Arema FC, tentu saya sangat senang dan akan kerja keras lagi nanti,” beber pemain yang sebelumnya membela klub Liga Kuwait, Al Shabab.

Robert Lima sangat antusias. Apalagi di pertandingan sebelumnya, pemain berjuluk Gladiator itu turut menyumbang dua gol.

”Saya akan bantu tim untuk bisa menang, kalau saya bisa cetak gol itu sangat bagus bagi saya. Tapi yang paling utama, tim menang dulu,” ungkap Robert Lima seperti dilansir Radar Malang (Jawa Pos Group).

Namun di sisi lain, Robert Lima mengaku penasaran dengan seperti apa atmosfer laga away di Stadion Benteng Taruna. ”Saya tidak tahu, tapi saya harap akan sama seperti saat laga di rumah sendiri, Aremania akan ada yang datang dan memberikan dukungan kepada kami,” ungkap Gladiator.

Sementara itu, rekannya dari Brasil, Arthur Cunha menyatakan, mengalahkan Persita di kandangnya bukan perkara mudah. ”Kalau pada leg pertama kami masih 15 hari latihan, masih adaptasi, fisik juga belum seratus persen namun sekarang lebih baik lagi,” ungkap dia.

Untuk kekurangan, dia menjelaskan, memang ada. Namun, semua sudah dikoreksi pelatih. ”Sudah ada perbaikan dan kami ikuti pelatih,” lanjut mantan pemain Mitra Kukar itu.

Meski optimistis, bagi dia, laga kali ini tidak akan mudah. Sebab, permainan Persita jika melihat babak kedua pada leg pertama juga berkembang. ”Secara kondisi fisik mereka tim bagus, mereka sudah main bersama cukup lama, ball position bagus, kami tidak bisa anggap remeh mereka,” ungkap dia.

Laga di kandang sendiri dan tandang, Arthur menjelaskan, bisa jadi juga berbeda. ”Mungkin di kandang kami, mereka main bertahan dan hanya andalkan counter attack, tapi mereka di rumah sendiri akan menyerang, nanti bisa saja kami counter attack di sana,” ungkapnya.

Editor           : Edy Pramana
Reporter      : jpg