Eks Pemain Timnas Mali Minta Arema FC Waspada di Markas Persita

JawaPos.com – Arema FC di atas kertas bakal melaju ke babak 16 besar Piala Indonesia 2018-2019. Itu lantaran keunggulan 4-1 dalam leg pertama babak 32 besar menjamu Persita Tangerang. Meski begitu, Makan Konate tetap meminta rekan-rekannya waspada saat tandang ke markas Persita, Minggu (3/2) malam WIB.

Mantan penggawa Timnas U-17 dan U-19 Mali tersebut menilai Persita berpotensi menyulitkan. Apalagi mereka berhasil mencetak satu gol di Kanjuruhan.

Konate meminta kemenangan yang sudah diraih di Stadion Kanjuruhan sebaiknya dilupakan. Jadi, Singo Edan masih haus kemenangan pada leg kedua. “Pada leg pertama kami menang 4-1, tapi saya pikir itu lebih baik dilupakan. Saya anggap pertandingan masih 0-0 saja,” beber Makan Konate seperti dilansir Radar Malang (Jawa Pos Group).

Makan Konate tidak ingin Arema FC merasa di atas angin karena saat ini sudah unggul. Para pemain Arema FC tidak boleh jemawa atas kemenangan besar tersebut. ”Karena ini akan menjadi pertandingan yang tidak akan mudah, kami butuh fokus, kerja keras. Insya Allah kami bisa menang,” ungkap mantan pemain Persib Bandung itu.

Secara kolektivitas, Konate cukup tahu kekuatan Pendekar Cisadane – julukan Persita Tangerang. “Dulu saya pernah main lawan Persita pada 2012, tapi sudah lama tidak bermain lagi lawan mereka. Saya cuma tahu pas mereka lawan Kalteng Putra (klub promosi Liga 1 2019) saat mereka main di Liga 2 2018,” ungkap Konate.

Bagi Konate, tim di Liga 2 dan tim Liga 1 punya kualitas yang tidak beda jauh. Apalagi tim Liga 2 yang masuk babak 32 besar di Piala Indonesia ini. ”Kekuatan hampir sama, ini akan jadi pertandingan berat juga, Persita tim yang bagus dan kuat,” sebutnya.

Meski begitu, Konate tetap yakin Singo Edan bakal melaju karena saat ini beberapa pemain baru mulai bergabung. Seperti Robert Lima dan Pavel Smolyachenko.

“Pavel saya sudah tahu saat dia di Liga Malaysia. Robert Lima memang baru. Saya senang sekali ada Pavel dan Robert Lima. Kami akan kolaborasi, saya nilai ini bagus akan ada banyak improvisasi di lini depan,” ungkap Konate.

Tanpa kehadiran partner-nya di lini tengah, Hendro Siswanto, dia juga tidak ambil pusing. Hendro memang izin karena ada kepentingan keluarga sehingga tidak ikut dalam laga nanti. ”Tidak ada Hendro, tapi ada Jayus. Hendro pemain pintar, tapi Jayus juga punya kualitas yang bagus. Semua pasti ingin membantu tim meraih kemenangan,” terang Konate.

Meski baru bergabung, Konate mengaku sudah cukup klop dengan pemain lain. Begitu juga dengan pelatih baru Milomir Seslija. ”Kondisi saya, sudah tiga kali latihan dengan tim bagus. Tapi kemarin perjalanan jauh, capek. Tapi sudah hilang capeknya dan sudah fit lagi. Saya siap main,” tandas Konate.

Editor           : Edy Pramana
Reporter      : jpg