Dukung Satgas Antimafia Bola, PSM Berharap Dalangnya Segera Dibekuk

JawaPos.com – Dukungan kepada tim Satuan Tugas (Satgas) Antimafia Bola dalam upaya mengungkap kasus pengaturan skor di Liga Indonesia terus berdatangan. Salah satunya datang dari tim kebanggaan Sulawesi Selatan, PSM Makassar. Manajemen PSM mendukung langkah tegas satgas untuk memberantas pihak yang telah mengotoro sepak bola Indonesia ini.

“Ini bagus, lanjut saja. Kalau ini berlanjut artinya kita mau melihat ada sesuatu yang dibuat. Ada proses untuk membawa sepak bola kita ini ke tempat yang lebih baik,” kata CEO PSM Munafri Arifuddin, di Makassar, Senin (4/2).

Menurut Munafri, upaya yang dilakukan tim satgas sejauh ini merupakan langkah untuk menyelamatkan sekaligus membawa sepak bola Indonesia menjadi baik. Sebab jika kejahatan ini langgeng dan terus dibiarkan, akan semakin memperparah kondisi di ranah sepak bola Indonesia.

“Harus dicari semuanya. Karena yang paling utama itu dalangnya. Supaya bisa benar-benar tuntas. Dan setelah ini, harus ada jaminan bahwa sepak bola Indonesia sudah benar-benar bersih,” ucap lelaki yang akrab disapa Appi ini.

Seluruh klub, lanjut Appi, selama ini telah bersusah payah untuk membuat tim yang baik, hingga membentuk bibit-bibit pemain muda. Mengembangkan bakat untuk menjadi pemain profesional. Diikutkan dalam jenjang sesuai dengan prosedural yang berlaku. Kemudian dimatangkan melalui jalur kompetisi.

Namun jika para mafia masih ada, kemudian menyisir pemain-pemain dalam suatu tim, sama halnya akan merusak sistem sepak bola yang sudah baik. “Coba bayangkan kalau tiba-tiba pertandingan itu diatur dari luar. Inikan sinting. Ini membunuh karakter. Tidak benar. Makanya kalau ada yang terbukti, hajar sampai habis,” tegasnya.

Terkait kabar tentang penyegelan kantor PT Liga Indonesia Baru (LIB) oleh satgas pada Jumat (1/2) lalu yang bisa berdampak terhadap penundaan kompetisi musim ini, Appi mengaku tak mempersoalkan kondisi itu. Intinya katanya, jika sepak bola ingin menjadi baik, seluruh konsekuensi soal penundaan hingga hal-hal teknis lainnya mesti diterima.

“Kalau tidak ada satgas ini, di mana kita akan teriak (mengadu). (Musim) kemarin, seakan-akan kita teriak di dalam hutan tidak ada yang dengar. Jadi saya pikir satgas ini memang mesti perlu kita dukung, langkah-langkahnya untuk membawa sepak bola menjadi baik,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Appi mengaku mendapatkan informasi terkait proses pelaksanaan kelanjutan liga musim 2019 ini akan bergulir pada 8 Mei mendatang. “Walaupun sebenarnya belum resmi. Tapi kita sudah disampaikan soal itu,” pungkasnya.

Editor           : Agus Dwi W
Reporter      : Sahrul Ramadan