Diperiksa, Plt Ketum PSSI Siap Bantu Tuntaskan Pengaturan Skor

JawaPos.com – Pelaksana tugas (Plt) Ketua Umum PSSI, Joko Driyono (Jokdri) memenuhi panggilan Satgas Antimafia Bola di Polda Metro Jaya, Kamis (24/1). Joko dipanggil sebagai saksi atas kasus pengaturan skor sepakbola Indonesia di ajang kompetisi Liga Indonesia.

Joko tiba di ruangan penyidik Satgas Antimafia Bola di Ditreskrimum Polda Metro Jaya sekitar pukul 11.30 WIB. Sosok pemimpin tertinggi di PSSI itu datang lebih awal dari jadwal yang sudah diagendakan penyidik pada pukul 14.00 WIB. Joko ditemani Sekretaris Umum PSSI saat menuju ruangan penyidik.

Kepada wartawan dia menyampaikan, kedatangannya di Polda Metro Jaya untuk memenuhi panggilan sebagai saksi atas laporan Persibara Banjarnegara yang melaporkan Mr. P dan Mrs. T. Sehingga dirinya harus memenuhi panggilan pemeriksaan oleh penyidik.

“Saya dimintai keterangan untuk pemeriksaan hari ini. Saya pun siap akan membantu proses ini agar bisa diselesaikan pihak kepolisian secepat-cepatnya,” ujarnya.

Selain memeriksa Plt Ketua Umum PSSI, penyidik pun memintai keterangan dari Wakil Bendahara Umum PSSI, Irzan Hanafiah Pulungan. Pemanggilan Joko dan Irzan tersebut masih berkaitan dengan laporan dari Manajer Persibara Banjarnegara, Lasmi Indaryani sebagai dasar kepolisian untuk mengusut dugaan pengaturan pertandingan.

Laporan Lasmi Indaryani diterima Satgas Antimafia Bola dengan nomor LP/6990/XII/2018/PMJ/DITRESKRIMUM tertanggal 19 Desember 2018 lalu.

Petinggi PSSI lainnya, yakni Sekjen PSSI Ratu Tisha Destria dan Bendahara PSSI Berlinton Siahaan, sudah diperiksa lebih dulu. Sejauh ini, polisi sudah menetapkan 11 tersangka. Mulai dari petinggi PSSI hingga perangkat pertandingan.

Editor           : Bintang Pradewo
Reporter      : Indra Eka Setiawan, Wildan Ibnu Walid