Dikabarkan Mundur, Direktur PT LIB: Usai RUPS Semuanya akan Benderang

JawaPos.com – Kabar pengunduran diri Berlinton Siahaan sebagai Direktur PT Liga Indonesia Baru masih belum ada konfirmasi resmi. Berlinton juga dikabarkan mundur dari jabatan Bendahara PSSI. Dia hanya berjanji semuanya akan benderang usai RUPS PT LIB.

Kabar tentang mundurnya Berlinton Siahaan dari jabatan Direktur PT LIB memang masih mengambang. Berlinton yang ditemui Jawa Pos usai pemeriksaan di Polda Metro Jaya, Senin (4/2), tetap memilih bungkam. Dia tidak mau mengatakan dengan jelas mengenai kabar pengunduran dirinya dari PT LIB. 

“Nanti saja, saya sedang tidak mau membahas itu,” ujarnya.

Dia juga tidak peduli dengan komentar para petinggi PSSI terkait mundurnya dirinya dari Direktur LIB. Salah satunya dari Wakil Ketua Umum PSSI Iwan Budianto dan anggota Exco Gusti Randa. “Terserah saja, yang jelas saya tidak mau membahas itu, tunggu RUPS (Rapat Umum Pemegang Saham) saja,” lanjutnya. 

Berlinton berjanji di RUPS itu titik terang terkait isu yang dilontarkan petinggi PSSI akan jelas. Dia tidak ingin gegabah menjawabnya karena menyangkut banyak hal. “Jadi sekali lagi minta tolong sabar ya. Nanti di RUPS semuanya akan terang benderang,” katanya. 

CEO LIB Risha Adi Wijaya juga satu kata dengan Berlinton. Dia juga memilih tutup mulut terkait kabar mundurnya Berlinton dari Direktur LIB. 

“Tolong jangan di luar konteks ya pertanyaannya. Saat ini beliau sedang dipanggil Satgas Antimafia Bola untuk menjelaskan LIB. Jadi seputar itu saja,” harapnya. 

Chief Operation Officer PT LIB, Tigor Shalomboboy searah dengan dua koleganya. Dia menegaskan sejauh ini LIB masih punya direktur bernama Berlinton. Tidak pernah ada surat pengunduran diri masuk ke sekertaris LIB mengenai hal itu.

“Kalau di PSSI benar, memang Beliau (Berlinton) sudah mundur (sebagai Bendahara). Kalau di LIB belum sampai saat ini,” ucapnya. 

Dia juga heran kenapa banyak petinggi PSSI mengeluarkan isi tersebut. Padahal, di pihaknya justru tidak pernah ada komentar tentang Berlinton mundur. “Pasti ada sesuatu ini, ya mereka yang lebih tahu maksud dan tujuannya,” tuturnya. 

Sumber internal PSSI mengatakan, Berlinton telah didesak mundur dari Direktur Utama PT LIB. Begitu juga dari jabatan Bendahara PSSI. Sebab, Berlinton merupakan orang kepercayaan Edy Rahmayadi ketika masih menjabat sebagai Ketua Umum.

“Yang bawa beliau ke PSSI ya pak Edy. Beliau tidak tahu apa-apa tentang sepak bola, tapi pak Edy percaya kepadanya,” ungkap sumber Jawa Pos. 

Selain Berlinton, sebenarnya ada dua orang lagi yang juga dibawa oleh Edy masuk ke PSSI ketika berkuasa pada 2016 lalu. Yakni Ade Wellington dan Fanni Riawan. Ade sempat ditunjuk jadi Sekjen PSSI, sedangkan Fanni jadi Deputi Sekjen. 

Keduanya malah sudah lebih dulu mundur dari PSSI. Ade mundur pada 10 April 2017, yang kemudian digantikan oleh Ratu Tisha. Sedangkan Fanni mundur pada 1 Januari lalu.

“Mereka bertiga orang kepercayaan Pak Edy. Mundur karena sudah tidak cocok dengan internal PSSI,” terang sumber tersebut. 

Editor           : Agus Dwi W
Reporter      : (rid)