Dampingi Joko Driyono Ke Ruangan Penyidik, Ini Penjelasan Ratu Tisha

JawaPos.com – Sekretaris Umum PSSI, Ratu Tisha turut mendampingi Plt Ketua Umum Koko Driyono (Jokdri) saat memasuki ruangan penyidik Polda Metro Jaya, Kamis (24/1). Tisha menemani Jokdri atas dugaan kasus pengaturan skor di Liga Indonesia.

Jokdri dan Tisha tiba di ruangan penyidik Satgas Antimafia Bola Ditreskrimum Polda Metro Jaya pada pukul 11.30 WIB. Kepada awak media, Tisha menyampaikan dia menemani pemimpin tertinggi di PSSI itu tidak lain untuk menjalankan amanat undang-undang.

“Mendampingi Pak Joko untuk menjalani undang-undang. PSSI pada prinsipnya solid, satu kesatuan,” ujarnya saat memasuki ruangan penyidik, Kamis (24/1).

Tisha pun menyampaikan, bahwa usai kongres PSSI harus melakukan banyak perbaikan termasuk rencana MoU dengan kepolisian mengenai elemen pidana pengaturan skor (match fixing).

Selain itu, elemen keamanan sepakbola dan area pembinaan fans dan lain-lain pun harus perlu dibenahi. Dia menghormati proses hukum dan siap membantu hal-hal yang dapat meringankan tugas kepolisian untuk menangani elemen-elemen pidana yang ditemukan atas dugaan match fixing.

“Di lain pihak komite disiplin PSSI bersama komite ad hoc integrity PSSI bersama AFC, memproses semua laporan dan bukti yang ada untuk penelusuran kasus match fixing,” kata Tisha.

Dia menyatakan bahwa perlu dibedakan dalam proses hukum yang berjalan. Menurutnya ada dua sisi yang sedang diselesaikan PSSI. Sisi kanan yaitu, elemen pidana match fixing yang sedang diproses kepolisian. Sementara PSSI tak bisa menjangkau itu.

Sementara sisi lainnya adalah elemen hukum keolahragaan. Yaitu identifikasi match fixing yang dimotori oleh Ad Hoc Integrity. Dari seluruh hasil investigasi itu akan diberikan ke komisi disiplin untuk ditindaklanjuti.

“Di dalam suasananya baik. Tidak ikut mendampingi pemeriksaan (penyidikan),” ujar Tisha

Sebelumnya, Sekjen PSSI, Ratu Tisha Destria telah menjalani pemeriksaan penyidik Satgas Anti Mafia Bola terkait pengaturan skor di Polda Metro Jaya pada Rabu (16/1) lalu. Tisha diperiksa selama 13 jam di Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya sebagai saksi atas dugaan kasus pengaturan skor di Liga Indonesia.

Pemeriksaan kepada sejumlah nama petinggi PSSI itu berdasarkan Laporan dari Mantan Manajer Persibara Banjarnegara, Lasmi Indaryani menjadi dasar kepolisian untuk mengusut dugaan pengaturan pertandingan. Laporan itu bernomor LP/6990/XII/2018/PMJ/DITRESKRIMUM tertanggal 19 Desember 2018.

Editor           : Bintang Pradewo
Reporter      : Indra Eka Setiawan, Wildan Ibnu Walid